You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Archery battle Wahana Baru Yang Seru di Ancol
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Pengunjung Bisa Rasakan Sensasi Memanah di Ancol

PT Pembangunan Jaya Ancol kini memiliki wahana baru yang diberi nama Archery Battle. Di wahana baru ini, pengunjung bisa merasakan sensasi olahraga memanah yang saat ini tengah digandrungi masyarakat. Wahana baru ini bisa dijumpai pengunjung di Allianz Ecopark Ancol.

Archery Battle ini kami buka pada akhir Maret lalu dengan tujuan menambah variasi wahana interaktif di kawasan rekreasi Ancol

Direktur Rekreasi Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali mengatakan, olahraga memanah saat ini tengah digandrungi masyarakat baik orang dewasa maupun anak-anak. Selain memberikan variasi aktivitas rekreasi, olahraga ini juga dapat mengasah konsentrasi dan kesabaran. 

Ancol Resmikan Dua Wahana Baru Atlantis

“Archery Battle ini kami buka pada akhir Maret lalu dengan tujuan menambah variasi wahana interaktif di kawasan rekreasi Ancol," ujarnya, Jumat (6/4).

Teuku menjelaskan, untuk bisa menikmati wahana itu minimal lima orang, dan dua kelompok. Masing-masing kelompok diberikan kesempatan bertanding dengan durasi 10 menit, dan terdiri dari tiga sesi permainan. 

Jadi total waktu bertandingnya sekitar 30 menit. Selain itu, pengunjung diwajibkan menggunakan sejumlah alat pengaman yang sudah disediakan di lokasi. 

"Untuk bisa menikmati wahana ini, pengunjung cukup membayar Rp 100.000  per orang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati