You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Lapak Barang Bekas di Pondok Ranggon Terbakar
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kebakaran Lapak Barang Bekas di Pondok Ranggon Telah Dipadamkan

Kebakaran dua lapak pengepul barang bekas di Gang Salamun, RT 06/03, Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur berhasil dipadamkan petugas. Penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.

Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik

Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran bermula dari adanya dugaan hubungan arus pendek listrik dari salah satu lapak. Dengan cepat api langsung muncul dari dalam dan membakar dua lapak yang luasnya total sekitar 10 x 20 meter persegi.

Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kebakaran di Jl Barito Berhasil Dipadamkan

"Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini," kata Gatot, Jumat (11/5).

Untuk memadamkan kobaran api, pihaknya mengerahkan 12 unit mobil pemadam. Dalam waktu sekitar 45 menit setelah kejadian, api berhasil dipadamkan petugas.

"Padatnya lalu lintas dan jalan yang sempit menuju lokasi kejadian, menjadi kendala utama petugas menjangkau lokasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6907 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3581 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati