You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
250 Petugas Gabungan Bersihkan Puing Sisa Kebakaran Pondok Bambu
photo Nurito - Beritajakarta.id

Puing Sisa Kebakaran di Pondok Bambu Dibersihkan

Sebanyak 250 petugas gabungan bersihkan puing sisa kebakaran di RT 09/03 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (27/5). Ini dilakukan agar warga korban kebakaran bisa segera memanfaatkan kembali lahannya.

Ada 15 truk dan 250 personel gabungan yang kita kerahkan untuk kerja bakti

Para petugas menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sapu lidi, sekop, cangkrang, karung dan peralatan lainnya.

Seluruh puing dimasukkan ke dalam karung untuk selanjutnya dibawa ke TPST Bantar Gebang.

Korban Kebakaran Pondok Bambu Dapat Bantuan dari Bazis Jaktim

Lurah Pondok Bambu, Angga Sastra Amidjaya mengatakan, kerja bakti ini dilakukan karena puing sisa kebakaran masih banyak berserakan di lokasi kebakaran. Petugas gabungan berasal dari unsur petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Bina Marga dan UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI.

"Ada 15 truk dan 250 personel gabungan yang kita kerahkan untuk kerja bakti. Ini untuk membersihkan puing sisa kebakaran yang terjadi pekan lalu," kata Angga.

Menurutnya, dari kerja bakti ini diharapkan memudahkan warga dalam membersihkan areal bekas kebakaran. Karena tidak menutup kemungkinan warga akan kembali membangun rumahnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close