You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anies Doakan Tari Poco-poco dengan 65 Ribu Peserta Masuk Guinness World Record
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Anies Berharap Tari Poco-poco 65 Ribu Peserta Masuk Guinness World Record

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendoakan upaya untuk memecahkan rekor Tari Poco-poco dengan peserta terbanyak dapat masuk dalam Guinness World Record.

Kita merasa bersyukur dan bangga ini bagian dari penyambutan Asian Games 2018

"Kita merasa bersyukur dan bangga ini bagian dari penyambutan Asian Games 2018. Angka 65 ribu ini tidak sederhana," ujar Anies, saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Instruktur Guinness World Records The Largest Poco-Poco Dance 2018, di Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (21/7).

Anies berharap, usaha pemecahan rekor berskala dunia ini selain mampu meningkatkan harga diri bangsa, juga mampu melestarikan, dan mengembangkan budaya asli serta pariwisata Indonesia.

Museum Wayang Bakal Gelar Pertunjukan Wayang Golek dan Kulit

"Kita dukung persiapan yang dilakukan. Saya berharap rekor ini bisa benar-benar sukses, untuk itu 65 ribu peserta harus membawakan Tari Poco-poco dengan baik, benar dan tepat," tandasnya.

Untuk diketahui, upaya memecahkan rekor Guinness World Record Tari Poco-poco dengan peserta terbanyak akan diselenggarakan pada 5 Agustus 2018, bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1356 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1210 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye997 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye967 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye792 personFakhrizal Fakhri
close