You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Damkar Membentuk SKKL di RW 01 Kelurahan Karang Anyar
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sistem Ketahanan Kebakaran Lingkungan Dibentuk di RW 01 Karang Anyar

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat membentuk Sistem Ketahanan Kebakaran Lingkungan (SKKL) di lingkungan RW 01, Karang Anyar, Sawah Besar.

Kita harapkan mereka dapat mencegah  sedini mungkin bencana kebakaran di wilayahnya

Kepala Sektor Sawah Besar Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Paino mengatakan, pembentukan SKKL di lingkungan Permukiman ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas warga akan bencana kebakaran.

"Jumlah peserta ada 40 orang. Kita harapkan mereka dapat mencegah sedini mungkin bencana kebakaran di wilayahnya," ujarnya, Senin (23/7).

Sudin Gulkarmat Jakpus Bentuk SKKL di RW 03 Kelurahan Cikini

Ia menuturkan, selain membentuk SKKL, dalam kegiatan ini, peserta juga dibekali pelatihan pencegahan kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan karung basah.

"Mudah-mudahan SKKL ini dapat meminimalisir bencana kebakaran sebelum petugas datang ke lokasi," harapnya.

Sementara itu, Rina (35), salah satu peserta mengaku senang dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dari kegiatan tersebut.

"Tadinya saya ketakutan lihat gas bocor. Sekarang saya jadi tahu bagaimana cara mengatasinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6914 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5682 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3627 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2134 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati