You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Tim Bulutangkis DKI Juara 1 di The Asia Junior Sports Exchange
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Tim Bulutangkis DKI Juara 1 di The Asia Junior Sports Exchange

Tim bulutangkis DKI Jakarta berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam kompetisi The Asia Junior Sports Exchange di Tokyo, Jepang.

Kita sukses mempertahankan gelar juara yang diperoleh tahun lalu

Secera keseluruhan line up tim bulutangkis DKI Jakarta yakni, Abi Safin Karami (tunggal putra); Stephanie Wijaya (tunggal putri); Muhammad Ridhwanul Ulum dan Stephanie Wijaya (ganda campuran); Siti Sarah Azzahra dan Irgi Aprilla Hizkia (ganda putri); serta Hendrawan dan Abi Safin Karami (ganda putra).

Ketua Tim Delegasi yang juga menjabat Kepala Bagian Acara Biro KDH dan KLN DKI Jakarta, Sumartono mengatakan, pada partai final, Jakarta mengalahkan tim beregu dari Kuala Lumpur dengan skor 3-2.

Atlet Muda DKI akan Berlaga di The Asia Junior Sports Exchange Games

"Pencapaian ini membuat kita sukses mempertahankan gelar juara yang diperoleh tahun lalu," ujarnya, melalui pesan elektronik langsung dari Tokyo, Senin (27/8) waktu setempat.

Sumartono menjelaskan, sebelum berlaga di partai puncak, tim asal DKI Jakarta berhasil mengalahkan tim bulutangkis dari Yangon, Iwate, dan Seoul masing-masing dengan kemenangan telak 5-0.

"Prestasi ini sangat menggembirakan. Terlebih, atlet difabel kita kita juga meraih Juara Ketiga di Para Badminton Women melalu Mailani Qulbi Syafa'ul," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1168 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1147 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye911 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye908 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye834 personBudhi Firmansyah Surapati