You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ancol Siapkan Dua Venue Asian Para Games 2018
photo Doc - Beritajakarta.id

Ancol Siapkan Dua Venue Asian Para Games 2018

PT Pembangunan Jaya Ancol siapkan dua venue pertandingan Asian Para Games, yaitu untuk cabang olahraga tenis meja dan bowling. Asian Para Games III akan digelar pada 6-13 Oktober 2018.

Penyiapan kedua venue tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan kami dalam pelaksanaan Asian Para Games 2018

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, C. Paul Tehusijarana mengatakan, venue pertandingan tenis meja berada di Econvention. Sedangkan venue pertandingan bowling berada di Ancol Bowling Center.

Jakarta Siap Sukseskan Asian Para Games III

"Penyiapan kedua venue tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan kami dalam pelaksanaan Asian Para Games 2018," tuturnya, Jumat (7/9).

Dijelaskan Paul, Asian Para Games 2018 akan melombakan 18 cabang olahraga dan akan digelar di 19 venue di Jakarta. Dari 18 cabang olahraga tersebut cabang olahraga atletik menjadi yang terfavorit karena memiliki jumlah atlet dan negara peserta paling banyak yakni 714 atlet dari 39 negara. 

Cabang olahraga favorit lainnya di Asian Para Games adalah renang dan tenis meja. Renang akan diikuti 275 atlet dari 26 negara sementara tenis meja diikuti 253 atlet dari 25 negara.

"Untuk itu, kami terus mempersiapkan venue tenis meja dan bowling agar kesuksesan menjadi tuan rumah bisa berulang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11667 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1354 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1309 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1291 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1000 personBudhi Firmansyah Surapati