You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Progres Pembangunan Tanggul NCICD di Marunda Capai 63 Persen
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Progres Pembangunan Tanggul NCICD di Marunda Capai 63 Persen

Progres pekerjaan pembangunan tanggul A National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di muara Kali Blencong, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara sepanjang 1.019 meter, kini sudah mencapai 63 persen.

Total kita mau pasang 1.056 batang spun pile di sepanjang 1.019 meter. Saat ini sisa 501 batang atau sudah sekitar 63 persen

Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Bidang Sungai dan Pantai Sistem Aliran Timur Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Andika Purnomo mengatakan, hingga saat ini pengerjaan pemasangan spun pile sudah mencapai 555 batang atau sepanjang 527 meter.

"Total kita mau pasang 1.056 batang spun pile di sepanjang 1.019 meter. Saat ini sisa 501 batang atau sudah sekitar 63 persen," katanya, Rabu (23/10).

Proyek Pembangunan Tanggul A NCICD di Marunda Dilanjutkan

Dijelaskan Andika, pengerjaan tahun ini merupakan lanjutan dari pengerjaan 2016 dan 2017 lalu. Pada 2016 pengerjaan merampungkan pembangunan tanggul sepanjang 256 meter dan 2017 sepanjang 368 meter.

"Pengerjaan tahun ini targetnya rampung Desember. Tahun 2019 kita lanjutkan dan 2020-2022 tahapan pembangunan jalan inspeksi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye15420 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11313 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6772 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3640 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1713 personFolmer