You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
140 Warga Ikuti Pelatihan UEP/KUBE di Jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

140 Warga Ikuti Pelatihan Program Usaha Ekonomi Produktif

Sebanyak 140 warga mengikuti pelatihan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP)/Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di tiga lokasi berbeda di Jakarta Timur. Pelatihan ini merupakan program dari Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

Dari pelatihan UEP/KUBE ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat yang kurang mampu

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial Sudin Sosial Jakarta Timur, Abdul Salam mengatakan, pelatihan UEP/KUBE ini diikuti 140 peserta. Pelatihan digelar di tiga lokasi berbeda, yakni Sasana Krida Kelurahan Pinang Ranti 50 peserta, Pisangan Timur 40 peserta dan Sasana Krida Cakung Barat 50 peserta.

"Dari pelatihan UEP/KUBE ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat yang kurang mampu. Karena peserta dibekali materi untuk berwirausaha," kata Abdul Salam, Rabu (23/10).

Dinsos DKI Gelar Penilaian Kube dan Pendamping Berprestasi

Dikatakan Abdul Salam, peserta pelatihan UEP ini adalah keluarga miskin non Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini dilaksanakan sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan ekonomi keluarga miskin. Tentunya hal ini sejalan dengan rencana strategis daerah.

Materi pelatihan yang diberikannya adalah soal tata boga, yakni membuat sejumlah kue kering seperti kue nastar, putri salju dan sebagainya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11459 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1298 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1285 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye996 personBudhi Firmansyah Surapati