You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelaku Transportasi Kepulauan Seribu Dihimbau Utamakan Keselamatan Pelayaran
photo Suparni - Beritajakarta.id

BMKG Imbau Keselamatan Pelayaran Diutamakan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar pelaku pelayaran, baik nelayan maupun pelaku usaha transportasi penyeberangan dari dan menuju Kepulauan Seribu untuk mengutamakan keselamatan dengan memperhitungkan faktor cuaca.

Faktor cuaca ini perlu sangat diperhatikan

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Klas I Tanjung Priok, Sugarin mengatakan, di wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu saat ini memasuki curah hujan dengan intensitas meningkat.

"Angin baratan diperkirakan terjadi hingga Februari mendatang, biasanya ditandai dengan adanya gelombang tinggi. Faktor cuaca ini sangat perlu diperhatikan untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya, Rabu (19/12).

Pemkab Siapkan Fasilitas Bagi Wisatawan Terdampak Cuaca Buruk

Sugarin menjelaskan, bagi pelaku usaha transportasi penyeberangan diminta untuk tidak memaksakan berangkat bila kondisi tidak memungkinkan. Meskipun, jumlah permintaan meningkat jelang libur Natal dan Tahun Baru.

"Kalau cuaca tidak bagus sebaiknya ditunda. Untuk memudahkan pemantauan cuaca secara real time kami menyediakan aplikasi Info BMKG yang dapat diunduh melalui Play Store," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3450 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2337 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1180 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye932 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye919 personFakhrizal Fakhri