You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD Jatim Studi Komparasi ke DPRD DKI
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

DPRD Jatim Studi Komparasi ke DPRD DKI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) hari ini melakukan studi komparasi ke DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Ternyata di DKI harus dengan anggota terpilih yang membahas APBD murni.

Studi komparasi dilakukan untuk mempelajari sinkronisasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta saat membahas Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Ketua Rombongan Banggar DPRD Jawa Timur, Agus Dono Wibawanto mengatakan, dalam kesempatan ini, pihaknya ingin memastikan adanya sinkronisasi pembahasan KUA-PPAS tahun 2019 dengan KUA-PPAS tahun 2020. Mengingat, pada 17 April 2018 akan digelar Pemilihan Legislatif (Pileg).

DPRD Sumut Studi Komparasi ke DPRD DKI

"Ternyata di DKI harus dengan anggota terpilih yang membahas APBD murni. Anggota lama hanya sampai pembahasan perubahan," ujarnya, Jumat (18/1).

Menanggapi hal ini, Kasubag Paripurna Fraksi dan Pansus Sekretariat DPRD DKI Jakarta, Nurbaini menjelaskan, selama ini proses pembahasan APBD Perubahan akan dibahas anggota dan pimpinan Banggar pada Juni hingga Juli mendatang.

"Biarpun ada Pileg di April nanti, pembahasan anggaran akan terus berjalan. Anggota dewan yang lama masih mendapatkan hak untuk membahas APBD Perubahan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5213 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1838 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1744 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1565 personAnita Karyati