You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bantaran Kali Baru Utan Panjang Dimanfaatkan Jadi Lahan Pertanian
photo Maulana Khamal Macharani - Beritajakarta.id

Poktan Kujang Optimalkan Pertanian Perkotaan di Bantaran Kali Baru

Kelompok Tani Kebun Utan Panjang (Poktan Kujang) memanfaatkan lahan di bantaran Kali Baru, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat untuk urban farming atau pertanian perkotaan.

Hasil panen kita bagikan ke warga sekitar,

Pantauan beritajakarta.id, lahan seluas kurang lebih 200 meter dimanfaatkan untuk menanam beragam jenis sayuran dan buah.

Salah seorang anggota Poktan Kujang, Ratiman mengatakan, melalui penerapan pertanian perkotaan tersebut telah berhasil dilakukan dua kali panen pakcoi dan caisim hingga 45 kilogram.

Asyiknya Dapat Penghasilan Tambahan Lewat Pertanian Perkotaan

"Hasil panen itu belum sampai dijual, hanya kita bagikan ke warga sekitar. Saat ini, lahan itu kita manfaatkan untuk menanam cabai, singkong, kacang panjang, pare dan melon," ujarnya, Kamis (14/3).

Sementara, Lurah Utan Panjang, Eti Kusmiati menuturkan, pihaknya terus melakukan pendampingan bagi Poktan Kujang. Sehingga, lahan-lahan yang tidak produktif bisa digunakan untuk pertanian perkotaan.

"Keterbatasan lahan akan kita imbangi dengan inovasi untuk mengembangkan pertanian perkotaan. Harapannya, selain lingkungan menjadi hijau dan asri, warga juga bisa mendapatkan penghasilan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2043 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1014 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye910 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye906 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye790 personFakhrizal Fakhri