You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pemkab Serukan Ayo Menabung di Bank Sampah
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pemkab Serukan Program Ayo Menabung di Bank Sampah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menggandeng bank nasional untuk mengedukasi dan mengajak warga khususnya di kalangan pelajar untuk mengurangi sampah plastik melalui program, Ayo Menabung di Bank Sampah.

Jangka panjangnya merubah perilaku siswa agar tidak buang sampah sembarangan,

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Kepulauan Seribu, Iwan P Samosir mengatakan, program ayo menabung dengan sampah ini merupakan kombinasi program edukasi keuangan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

Warga Pulau Pari Diedukasi Pembentukan Bank Sampah

"Jangka panjangnya mengubah perilaku siswa agar tidak buang sampah sembarangan dan rajin menabung," ujar Iwan, Rabu (17/7).

Ditambahkan Iwan, nantinya setiap sekolah akan memiliki bank sampah, selain untuk menabung sampah juga mengedukasi siswa agar melakukan pilah sampah sejak dini.

Dalam program ini, sambung Iwan, nantinya siswa yang menabung di bank sampah akan mendapatkan buku rekening bank sehingga hasil tabungan siswa di bank sampah akan langsung masuk ke rekening pemiliknya. 

"Pada pekan depan sosialisasi akan dilakukan bersama pihak bank dan 23 kepala sekolah yang ada di Kepulauan Seribu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye25678 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11397 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6831 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3740 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1776 personFolmer