50 Sumur Resapan Bakal Dibangun di Kramat Jati
Untuk mengatasi genangan maupun banjir, Kecamatan Kramat Jati menargetkan akan membangun sebanyak 50 sumur resapan.
Dari target 50 sumur resapan, saat ini kami telah membangun sebanyak enam titik,
Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan, pembuatan sumur resapan ini sebagai tindak lanjut dari Instruksi Gubernur DKI Nomor 131 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Drainase Vertikal.
"
Dari target 50 sumur resapan, saat ini kami telah membangun sebanyak enam titik yang tersebar di Kelurahan Dukuh, Cawang dan Balekambang, sisanya hingga akhir tahun ini ditargetkan rampung," ujar Eka, Kamis (19/9).Pembuatan Sumur Resapan di Sawah Besar DikebutIa menjelaskan, sumur resapan ini berfungsi untuk menampung air hujan sehingga diharapkan dapat mencegah banjir maupun genangan saat musim hujan atau antisipasi kekeringan di saat musim kemarau. Tidak hanya itu, sumur resapan ini juga berfungsi untuk pemeliharaan atau konservasi tanah, sehingga mencegah terjadinya penurunan permukaan tanah.
"Pembuatan sumur resapan ini secara teknis dilakukan oleh Satgas Sumber Daya Air (SDA) kecamatan di ruang-ruang publik dengan diameter satu meter dan kedalaman berkisar tiga hingga empat meter," jelasnya.
Kasatpel SDA Kecamatan Kramat Jati, Muchlis menambahkan, setiap pembuatan satu sumur resapan melibatkan enam hingga delapan satgas. Setiap titik membutuhkan waktu empat hari untuk pengerjaannya. Tanah yang digali kemudian dipasangi Buis Beton (hong) yang berbentuk bulat dengan diameter satu meter.
"Setelah dipasangi hong, atasnya ditutup dengan lempengan beton yang telah dilubangi sebagai jalan masuknya air. Dengan demikian aktivitas warga sekitar juga tidak terganggu," tandasnya.