You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ormas Vs Kelompok Secury, 1 Tewas 1 Luka Berat
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Seorang Tewas Akibat Bentrokan Ormas di Jakut

Seorang anggota ormas tewas dan satu luka parah akibat bentrokan yang terjadi dengan anggota satuan pengamanan (satpam) di Jl Pinang, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Selasa (30/12) sekitar pukul 20.00. Korban tewas atas nama Eko (30) dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri untuk diotopsi. Sedangkan, korban luka, Muhammad Ali (25), warga RT 08/10, Koja, dirawat di RSUD Koja.  

Kita masih terus lakukan penyelidikan. Saat ini beberapa orang yang sudah diamankan dan tengah diinterogasi

Muhammad Ali, mengaku tidak mengetahui persisnya penyebab bentrokan. Ia mengaku hanya diajak rekannya karena terjadi salah faham antara seorang rekan dengan kelompok satpam.

"Awalnya saya tidak tertangkap. Tapi karena lihat kawan saya dipukuli saya coba tolong," katanya, Rabu (31/12).

Pemkot Jaksel Bina Ormas Agar Tidak Anarkis

Namun, kata Ali, ia langsung dipukuli bersama rekannya yang tewas. Akibatnya, ia mengalami luka luka lebam dan jahit di tubuhnya.

Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Samsono, mengakui telah terjadi bentrokan yang mengakibatkan seorang tewas dan luka berat. Diduga bentrokan lantaran bersenggolan sepeda motor sebelum kejadian.

"Kita masih terus lakukan penyelidikan. Saat ini ada beberapa orang yang sudah diamankan dan tengah diinterogasi," ujarnya.

Pihaknya, tambah Samsono, sudah melakukan langkah antisipasi agar tidak terjadi bentrokan susulan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3264 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2888 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1635 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1456 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1267 personFolmer