You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Seluruh Rumah Pompa di Kebayoran Lama Berfungsi Optimal
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Rumah Pompa di Kebayoran Lama Siap Antisipasi Genangan

Camat Kebayoran Lama, Aroman menegaskan, seluruh rumah pompa yang ada di wilayahnya dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk mengatasi genangan pada musim hujan.

Saya sudah cek. Semuanya dalam kondisi baik. Siap digunakan untuk mengatasi genangan,

"Saya sudah cek. Semuanya dalam kondisi baik. Siap digunakan untuk mengatasi genangan. Pompa akan menyedot genangan air dari jalan kemudian disalurkan ke kali atau saluran air," kata Aroman, (19/11).

Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Kasatpel SDA) Kecamatan Kebayoran Lama, Andriansyah menambahkan, saat ini ada enam rumah pompa di wilayahnya dengan total 16 unit pompa.  

Kecamatan Kebayoran Lama Siap Antisipasi Genangan

"Masing-masing unit pompa memiliki kapasitas mulai dari 60 liter per second (lps), 100 lps, 250 lps, dan 500 lps," jelasnya.

Dia menjabarkan, enam rumah pompa itu berada  di Underpass Kebayoran Lama dengan kekuatan empat unit pompa, Underpass Bungur empat unit pompa, Jalan Muhi 8 ada tiga unit pompa, Jalan Muhi 12 ada dua unit pompa, Komplek Lemigas satu unit pompa, dan Kompleks TVRI ada dua unit pompa.

"Satu lagi di depan Gandaria City, tapi itu punya Dinas SDA. Kalau di depan Gandaria City jenisnya pompa mobile," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1285 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati