You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Komunitas Dasawisma Urban Farming Kelurahan Pasar Baru Panen 4,7 Kilogram Kangkung
photo Agung Supriyanto - Beritajakarta.id

Komunitas Dasa Wisma Urban Farming Pasar Baru Panen 4,7 Kilogram Kangkung

Komunitas Dasa Wisma Urban Farming Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, memanen 4,7 kilogram kangkung yang dibudidayakan melalui sistem hidroponik.

Hasil panennya sangat bagus

Ketua Komunitas Dasa Wisma Urban Farming Kelurahan Pasar Baru, Ning Wiryana mengatakan, keberhasilan panen kangkung ini tidak terlepas dari pembinaan dan pelatihan yang diberikan oleh Dinas Kelautan Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta.

"Alhamdulillah, hasil panennya sangat bagus," ujarnya, di lokasi panen, Jalan Pintu besi I, RW 05, Kelurahan Pasar Baru, Kamis (21/11).

Pemkab Panen Perdana Rumput Laut di Pulau Tidung

Ning menjelaskan, kangkung yang dipanen dibagikan kepada anggota komunitas dan sebagian lainnya dijual dengan harga Rp 10.000 per ikat.

"Hasil penjualan akan kami gunakan untuk pembelian bibit dan kebutuhan urban farming lanjutan," terangnya.

Ia menambahkan, untuk memperluas akses pemasaran akan dilakukan dengan memanfaatkann perkembangan teknologi.

"Kami akan membuat sistem pemasaran secara online. Harapannya, pertanian perkotaan ini bisa berkontribusi untuk menyejahterakan anggota kami," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7659 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5442 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1599 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1431 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1310 personFakhrizal Fakhri