You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Papan Reklame Roboh di Jalan Warung Buncit Raya Ditangani Sudin Gulkarmat Jaksel
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Sudin Gulkarmat Jaksel Tangani Reklame Roboh di Warung Buncit

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan hingga kini masih menangani papan reklame yang roboh di Jalan Warung Buncit Raya, tepatnya dekat Rumah Sakit JMC, Kalibata, Pancoran.

Kita sudah selesai, tinggal nunggu alat berat dari Satpol PP,

"Kita sudah selesai, tinggal nunggu alat berat dari Satpol PP. Infonya mau datangkan crane dan alat pemotong las," ujar Ahmad Rully Santosa, Kepala Regu Rescue Penyelamatan Group A Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Minggu (1/12) malam.

Rully mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dugaan sementara, reklame di lokasi roboh akibat kondisinya sudah keropos.

Sudin Gulkarmat Jaksel Evakuasi Korban Terjebak Lift

"Setelah kejadian, warga sekitar langsung inisiatif menutup jalan di sekitar agar petugas bisa leluasa menangani reklame itu," katanya.

Menurut Rully, pihaknya mendapat laporan papan reklame roboh sekitar pukul 19.07. Sebanyak 13 petugas dikerahkan untuk melakukan penanganan di lapangan.

"Saat ini satu jalur saja yang bisa dilewati. Jalur ke arah Mampang lewat jalur Transjakarta. Yang ke arah Mampang dipakai dua jalur. Jalur dari Mampang ke Pejaten ditutup," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5062 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1812 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1757 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1547 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1527 personAnita Karyati