You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
mainan-pasar-gembrong-jakarta-timur.jpg
photo Hendi Kusuma - Beritajakarta.id

Mainan Ilegal Disinyalir Banyak Beredar di Pasar Gembrong

Warga ibu kota dan sekitarnya diimbau untuk berhati-hati saat berbelanja mainan anak-anak di Pasar Gembrong, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara. Pasalnya, di lokasi ini disinyalir banyak beredar mainan anak yang tidak memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI).

Produk mainan yang tidak jelas asal usulnya dan tidak memiliki SNI sangat rentan mengandung bahan berbahaya

"Produk mainan yang tidak jelas asal usulnya dan tidak memiliki SNI sangat rentan mengandung bahan berbahaya. Sehingga dapat berdampak pada kesehatan masyarakat terutama anak-anak," kata Tuti Kurnia, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, Senin (26/1).

Pasar Gembrong Dilirik Jadi Pusat Penjualan Mainan Anak

Tuti menyebutkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengecekan langsung terkait informasi maraknya peredaran mainan ilegal di Pasar Gembrong.

"Kita akan lakukan uji laboratorium, apakah mainan itu memiliki kandungan bahan berbahaya atau tidak. Jika ditemukan bahan berbahaya pada mainan-mainan tersebut, kita bisa tarik dari pasar," tegas Tuti.

Dikatakan Tuti, selain SNI, mainan anak juga harus terdapat Nomor Registrasi Produk (NRP) untuk produk dalam negeri, dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) untuk produk luar negeri. Kemudian produk mainan anak juga haru menggunakan label berbahasa Indonesia.

Yon Rasiana (45), salah satu pedagang mainan di Pasar Gembrong mengakui, di kiosnya banyak dijual mainan yang tidak memiliki label SNI. Umumnya mainan itu berasal dari Tiongkok. Jenis mainan ilegal yang marak beredar antara lain, mobil remote control, boneka, robot, dan lainnya.  

"Dari distributornya memang sudah begitu. Kebanyakan mainan ini impor dari Tiongkok, jadi belum punya label SNI," ujar Yon.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1360 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye972 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye798 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye732 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye730 personTiyo Surya Sakti
close