You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kerugian Kebakaran Permukiman di Kali Adem Capai Rp 200 Juta
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kerugian Kebakaran Permukiman di Kali Adem Ditaksir Capai Rp 200 Juta

Api yang terbakar permukiman warga di Jl Tanggul Kali Adem Blok Eceng RT 12 RW 22 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (30/4) malam, berhasil menimbulkan kerugian material hingga Rp 200 juta lebih.  

Dugaan pemicu kebakaran merupakan korsleting listrik di salah satu rumah warga.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Rahmat Kristantio menjelaskan, pihaknya mengerahkan 18 unit mobil dan satu unit kapal boat pemadam dalam acara yang terjadi sekitar 19.13 ini.  

"Selain mobil pemadam, kami juga mengerahkan perahu untuk melakukan penyemprotan dari Arah Muara Kali Adem. Kurang dari satu jam, api bisa kami padamkan," katanya, Jumat (1/5).

Kerugian Kebakaran di Pinangsia Ditaksir Capai Rp 2,8 M

Dilanjutkan Rahmat, sebagian besar bahan mudah terbakar dari bangunan penduduk yang sebagian besar merupakan bangunan semi permanen membuat api cepat membesar. Terdata sebanyak 35 petak rumah kontrakan di area sekitar 180 meter persegi ludes terbakar.

"Dugaan pemicu kebakaran disebabkan korsleting listrik di salah satu rumah warga. Kerugian material sekitar Rp 200 juta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3454 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2348 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1187 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye938 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye924 personFakhrizal Fakhri