You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Monitoring Ketahanan Pangan Jelang Lebaran di Pasar Johar Baru
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Stok dan Harga Pangan di Pasar Johar Baru Dimonitoring

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat melakukan monitoring stok dan harga pangan di Pasar Johar Baru menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Dari hasil monitoring tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan untuk semua komoditas panga

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, dalam monitoring ini diketahui terdapat kenaikan dan penurunan harga dari berbagai komoditas di Pasar Johar Baru. Misalnya harga daging ayam dari semula Rp 32 ribu menjadi Rp 35 per ekor, cabai merah keriting dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram dan telur ayam dari Rp 22 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

"Dari hasil monitoring tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan untuk semua komoditas pangan. Hanya ada beberapa saja yang naik seperti ayam dan cabai," katanya, Kamis (14/5).

Stok Pangan di Jaksel Dipastikan Aman Selama Ramadan

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Suharini Eliawati menambahkan, sejauh ini, kondisi stok pangan hingga Hari Raya Idul Fitri aman.

"Stok pangan sampai dengan Lebaran dalam posisi aman. Jadi kita imbau warga agar tidak panic buying, karena semua komoditas tersedia," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye2072 personTiyo Surya Sakti
  2. Bantaran Anak Kali Ciliwung di Pinangsia Ditanami Pohon

    access_time03-07-2026 remove_red_eye1388 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pramono Pastikan Dukung Penuh Sekolah Rakyat di Jakarta

    access_time03-07-2026 remove_red_eye1245 personDessy Suciati
  4. Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

    access_time04-07-2026 remove_red_eye1104 personFolmer
  5. Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1057 personDessy Suciati