You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Isuzu Panther Terbalik di Cawang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Isuzu Panther Terbalik di Cawang

Sebuah mobil Isuzu Panther bernopol B 8941 GB terbalik di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (10/2) pukul 06.00. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun Abdillah (30), pengemudi mobil mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan. Kecelakaan tunggal ini memicu terjadinya kemacetan hingga mencapai tiga kilometer, terutama dari arah Halim menuju Pancoran.

Saya panik karena tiba-tiba ada motor menyalip dari kanan dan berjalan zig zag di depan mobil saya. Untuk menghindari tabrakan, saya banting stir ke kanan

Informasi yang berhasil dihimpun, mobil berwarna silver yang dikemudikan Abdillah melaju dari arah Halim menuju Pancoran. Setibanya di lokasi kejadian, ada seorang pengendara motor menyalip dari sebelah kanan. Karena panik dan untuk menghindari tabrakan, ia pun langsung membanting stir ke kanan. Namun sialnya, ban mobil menghantam separator bus Transjakarta Koridor IX setinggi 30 sentimeter. Tak ayal, mobil langsung terbalik dengan posisi ban di atas. Bagian kap atas ringsek dan kaca depan hancur berantakan.

Tabrak AVP, Mitsubishi Outlander Terbalik

"Saya panik karena tiba-tiba ada motor menyalip dari kanan dan berjalan zig zag di depan mobil saya. Untuk menghindari tabrakan, saya banting stir ke kanan," ujarnya.

Mobil tersebut sudah dibawa petugas ke Satwil Lantas Jakarta Timur sekitar pukul 07.30 WIB.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11666 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1354 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1309 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1291 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1000 personBudhi Firmansyah Surapati