You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Pademangan Barat
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Pademangan Barat

Kebakaran yang terjadi di wilayah permukiman padat penduduk Jl E3 RW 10 Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (9/8) malam, diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

Api menghanguskan 35 bangunan rumah warga.

"Dugaan awal kebakaran dipicu arus pendek di salah satu rumah, " jelas Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Rahmat Kristantio, Senin (10/8).

Menurut Rahmat, peristiwa ini terjadi sekitar pukul sekitar pukul 21.48 dan bisa dipadamkan petugas pukul 22.59. Tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian ini.

Kerugian Akibat Kebakaran di Tanah Pasir Ditaksir Capai Rp 200 Juta

"Api menghanguskan 35 bangunan rumah warga. Tidak kurang dari 50 KK dengan  200 jiwa terdampak kejadian ini. Kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta, " tuturnya.

Diungkapkan Rahmat, untuk memadamkan api yang membakar area seluas sekitar 600 meter persegi tersebut, pihaknya mengerahkan 12 unit pemadam dibantu tiga unit dari Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat.

"Total 15 unit pemadam dengan kekuatan 75 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran ini, " pungkas Rahmat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3780 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1911 personAnita Karyati