You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bupati Lakukan Pelepasan Tim Medis Klinik Apung di Dermaga Marina
photo Suparni - Beritajakarta.id

Bupati Lepas Layanan Kesehatan Gratis Klinik Apung

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi melepas keberangkatan Kapal Motor Jelajah Pulau Terpencil Nusantara (KM JPTN) Fatahillah dari Dermaga 16 Ancol Jakarta Utara. KM JPTN Fatahillah dijadikan klinik apung yang akan memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga di Pulau Lancang dan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.  

Dua dokter umum

Junaedi mengatakan, klinik apung ini merupakan bantuan sosial di bidang kesehatan dari perusahaan PT Kimia Farma yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkolaborasi dengan  Badan Wakaf Al-Quran (BWA).

"Kami mengapresiasi adanya layanan kesehatan gratis bagi warga Kepulauan Seribu melalui klinik apung ini," ujarnya, Senin (21/12).

Klinik Apung Mobile Bakal Layani Warga Kepulauan Seribu

Menurutnya, dalam pelayanan klinik apung ini nantinya juga akan berkolaborasi dengan Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, baik terkait tenaga medis maupun keperluan obat.

"Saya berharap layanan mobile ini berjalan lancar dan bisa dilanjutkan ke sembilan pulau permukiman lainnya yang ada di enam kelurahan di Kepulauan Seribu," terangnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer Badan BWA, Heru Binawan menambahkan, klinik apung beroperasi mulai 21-23 Desember 2020.

"Kita siapkan dua dokter umum dan lima paramedis untuk melayani masyarakat di dua pulau itu secara gratis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3258 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2882 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1629 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1448 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1244 personFolmer