You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jakbar : 262 Dari Tiga Komoditi Aman Dari Zat Berbahaya
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jakbar Lakukan Pengawasan Pangan di Lima Pasar

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menggelar pengawasan pangan di lima lokasi pasar. Pengawasan pangan dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat terhadap produk yang beredar di pasaran.

Masyarakat kami imbau untuk tetap berhati-hati dalam memilih produk yang akan dikonsumsi,

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Iwan Indriyanto mengatakan, kelima pasar yang disambangi hari ini yakni, Pasar Tomang Barat, Pasar Grogol, Pasar Duta Mas, Pasar Jelmbar Polri dan Pasar Timbul Barat.

"Kami lakukan pemeriksaan sampel terhadap tiga produk segar pertanian, peternakan dan perikanan. Kemudian komoditas lain seperti cabai, beras, daging sapi, daging ayam serta ikan," ujar Iwan, Selasa (16/3).

Wali Kota Jakbar Panen Padi dan Alpukat di Kembangan

Dari kegiatan tersebut, sambung Iwan, pihaknya telah mengambil 262 sampel yang terdiri dari 126 sampel pertanian, 40 sampel peternakan dan 96 sampel perikanan. Ratusan sampel tersebut diuji secara on the spot di mobil laboratorium.

"Hasilnya, semua sampel yang kami uji hasilnya negatif dari bahan maupun zat berbahaya. Masyarakat kami imbau untuk tetap berhati-hati dalam memilih produk yang akan dikonsumsi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5198 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1836 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1774 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1725 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1564 personAnita Karyati