You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengawasan Terpadu di Jaktim, Tak Temukan Makanan Mengandung Zat Kimia
photo Nurito - Beritajakarta.id

Produk Pangan di Lima Pasar Tradisional di Jaktim Bebas Zat Berbahaya

Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, tidak menemukan produk pangan yang mengandung zat kimia berbahaya saat melakukan pengawasan di lima pasar tradisional, Selasa (6/4).

Total ada 243 sampel yang kita periksa dari lima pasar

Kasudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Yuli Absari mengatakan, dari total 243 sampel produk pertanian, peternakan dan perikanan yang diperiksa di lima pasar tradisional tersebut seluruhnya negatif mengandung rodhamin, boraks, formalin dan zat kimia berbahaya lainnya.

"Total ada 243 sampel yang kita periksa dari lima pasar. Terdiri produk pertanian 112 sampel, peternakan 36 sampel dan perikanan 95 sampel. Saat diperiksa di laboratorium seluruhnya hasilnya negatif," kata Yuli.

Sudin KPKP Jakpus Gelar Pengawasan Pangan di Lima Pasar

Dia menjelaskan, pihaknya dibantu personel Satpol PP, TNI dan Polri serta unsur terkait lainnya melakukan pemeriksaan di Pasar Jatinegara, Ampera, Rawamangun, Jambul dan Pasar Palmeriam.

Produk pertanian yang diperiksa, jelas Yuli, berupa sayur mayur dan buah-buahan. Kemudian produk peternakan berupa daging ayam dan sapi. Sedangkan produk perikanan berupa ikan segar, ikan asin dan produk olahan berbahan baku ikan.

"Pengawasan akan kami lakukan saat puasa hingga Idul Fitri nanti," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5325 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1856 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1789 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1786 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1589 personAnita Karyati