You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bank Sampah Kecapi RW 04 Timbang 71,7 Kilogram Sampah
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Bank Sampah Kecapi di Kebagusan Timbang 71,7 Kilogram Sampah

Sebanyak 71,7 kilogram sampah ditimbang di Bank Sampah Kecapi, RW 04 Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, setelah setahun tak beroperasi karena pandemi COVID-19.

Masa pandemi COVID-19 kegiatan penimbangan sempat vakum total

Sekretaris Kelurahan Kebagusan, Mohammad Yohan mengatakan, bank sampah ini kembali aktif berkat kerja keras kader PKK, Jumantik dan Dasawisma.

"Bank Sampah Kecapi RW 04 sudah ada sejak tahun 2013. Tapi masa pandemi COVID-19 kegiatan vakum total. Saat ini kembali aktif, maka kami sangat apresiasi," ujarnya, Rabu (14/4).

Bank Sampah Jaya RW 07 Karet Resmi Beroperasi

Ditambahkan Yohon, Bank Sampah Kecapi RW 04 sekarang sudah di bawah binaan CSR Nestle dalam upaya mengurangi volume sampah di wilayah Jakarta Selatan.

Murni, Ketua RT 10/04 Kelurahan Kebagusan yang juga pengurus Bank Sampah Kecapi RW 04 menuturkan, saat ini sudah ada 30 nasabah aktif yang menimbang sampahnya seperti kardus, kertas, botol air meneral dan lainnya.

"Hari ini kami kembali menimbang sampah sebanyak 71,7 kilogram. Dengan kembali aktif, selain mengurangi volume sampah, juga membantu menambah penghasilan warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye16973 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11332 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6788 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3663 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1723 personFolmer