You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Empat Rumah Warga Ditempel Stiker di Kebagusan
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Empat Rumah Pendatang di Kebagusan Ditempel Stiker

Jajaran tiga pilar Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dibantu pengurus RT dan RW menempelkan stiker pada empat rumah warga yang baru balik ke Ibu Kota usai melakukan perjalanan mudik Idulfitri.  

Belum lapor ke satgas COVID RW dan pengurus RT saat tiba dari kampung halaman

Sekretaris Kelurahan Kebagusan, Mohammad Yohan mengatakan, penempelan stiker ini merupakan salah satu bentuk pengawasan dan pendataan terhadap warga yang baru datang dari luar kota.  Empat rumah warga yang ditempel stiker ini tersebar di wilayah RT 11/ 04 dua rumah, dan masing-masing satu rumah di RT 6/08 dan RT 6/07.

"Rumah warga itu ditempel stiker, karena pemiliknya belum lapor ke satgas RW dan pengurus RT saat tiba dari kampung halaman," kata Yohan, Rabu (19/5).

Wali Kota Jakut Monitoring Arus Balik Lebaran di Sunter Jaya

Dijelaskan Yohan, pihaknya bersama pengurus RT dan RW telah meminta warga yang baru tiba dari kampung halaman itu untuk segera melakukan tes antigen di Puskesmas kelurahan atau kantor Polsek Pasar Minggu.

"Pendataan dan pengawasan kami lakukan sebagai salah satu upaya menekan penyebaran COVID-19," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29760 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye12205 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1899 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1597 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. UPS Badan Air Cilincing Buat Perahu Unik dari Sampah Anorganik

    access_time11-10-2026 remove_red_eye1236 personAnita Karyati