You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD DKI Perketat Pengawasan Dana Hibah KONI
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pengunaan Dana Hibah KONI DKI Diawasi Ketat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI akan memperketat pengawasan penggunaan dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta. Pengawasan dilakukan mengingat dana untuk KONI DKI Jakarta setiap tahunnya terus meningkat.

Tahun lalu anggarannya lebih dari Rp 300 miliar dan untuk tahun ini hampir mendekati setengah triliun. Ini cukup besar. Makanya pengawasan akan diperketat

"Tahun lalu anggarannya lebih dari Rp 300 miliar dan untuk tahun ini hampir mendekati setengah triliun. Ini cukup besar. Makanya pengawasan akan diperketat." kata Prasetyo Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta, di Balaikota, Jumat (20/3).

Ia mengatakan, KONI DKI menerima dana hibah yang cukup besar setiap tahunnya. ”Namun, jika tidak dikelola secara baik akan berpeluang terjadi penyimpangan. Ini yang akan dipantau,” ujarnya.

Djamhuron Terpanggil Ingin Benahi KONI DKI

Untuk itu, pria yang juga menjadi penasihat KONI DKI Jakarta itu akan meminta pertanggungjawaban kepada ketua KONI DKI Jakarta, terlebih pada 28 Maret nanti akan ada Musyawarah Provinsi Luar Biasa untuk pemilihan ketua baru.

"Semuanya akan kami buka agar atlet juga tahu. Kapan akan maju jika kondisinya terus seperti ini. Audit keuangan juga akan dilakukan. Jika ada penyimpangan akan berhadapan dengan hukum," ungkapnya.

Ia menegaskan, dana hibah yang diterima oleh KONI DKI merupakan uang rakyat. Sehingga wajib diberikan kepada seluruh cabang olahraga (cabor).  Namun, besaran dana yang diperoleh pengurus cabor memang berbeda sesuai dengan prioritas diantaranya bulu tangkis, sepak bola, dan angkat besi.

"Apalagi sekarang mendekati PON Jawa Barat. Kita harus lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan. Jangan sampai uang rakyat ini menjadi "bancakan" segelintir orang," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6777 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6129 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1391 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1267 personAnita Karyati
  5. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1238 personTiyo Surya Sakti