You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puskesmas Kramat Jati Launching Penggunaan Vaksin Moderna
photo Nurito - Beritajakarta.id

Puskesmas Kramat Jati Launching Penggunaan Vaksin Moderna

Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, melaunching penggunaan vaksin Moderna, Jumat (20/8). Pada hari pertama ini ada 100 warga dan tenaga kesehatan (Nakes) yang divaksin oleh tim nakes yang menggunakan pakaian adat tradisional.

Penggunaan vaksin moderna dilakukan mulai hari ini hingga 3 Oktober mendatang

Camat Kramat Jati Eka Darmawan mengatakan, launching vaksin moderna ini dapat memberikan kemudahan bagi warga. Karena semua orang bisa divaksin, termasuk mereka yang memiliki penyakit komorbit, lansia dan ibu hamil.

"Puskesmas Kecamatan Kramat Jati dipercaya Dinas Kesehatan DKI untuk melaksanakan vaksin moderna. Ini satu-satunya Puskesmas di Jakarta Timur yang baru melaksanakan vaksin moderna. Saya berharap bahwa pelaksanaan berjalan optimal terutama untuk Nakes dan masyarakat umum," kata Eka.

Camat Ciracas Kick Off Vaksinasi Bagi Ibu Hamil

Menurutnya, penggunaan vaksin moderna dilakukan mulai hari ini hingga 3 Oktober mendatang. Targetnya setiap hari ada 100 orang yang divaksin. Ditargetkan, hingga 3 Oktober nanti ada 1.400 orang yang disuntik vaksin ini.

Untuk menyukseskan vaksin moderna, lanjut Eka, pihaknya menggandeng semua klinik yang ada di Kecamatan Kramat Jati untuk berkolaborasi. Termasuk dari BNN juga dilibatkan untuk mengirimkan tenaga kesehatannya membantu layanan vaksinasi moderna.

"Kami sudah meminta lurah, pengurus RT/RW, kader TP PKK, dasawisma, jumantik, posyandu, LMK, FKDM dan unsur lainnya untuk membantu sosialisasi," ucapnya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara menambahkan, karena saat ini masih nuansa perayaan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, 20 tenaga kesehatannya mengenakan pakaian adat tradisional. Sehingga nuansa kebhinekaan sangat kental dalam layanan perdana vaksin moderna ini.

"Hari pertama ada 100 yang divaksin moderna. Terdiri dari masyarakat umum 50 orang dan tenaga kesehatan 50 orang. Khusus untuk Nakes merupakan vaksin ketiga atau booster. Sedangkan masyarakat umum untuk dosis pertama," jelas Inda.

Dia menjelaskan, bagi masyarakat umum yang komorbid namun ingin divaksin moderna maka disiapkan formulir khusus dan surat keterangan kesehatan dari dokter. Dengan catatan yang bersangkutan belum pernah mendapatkan vaksinasi dosis pertama atau kedua.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7218 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4914 personAnita Karyati
  3. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye4171 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3601 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2705 personDessy Suciati