You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
32 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sudinhub Jakut Derek 367 Kendaraan

Gencarnya razia parkir liar yang dilakukan Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Utara tidak lantas membuat masyarakat langsung jera. Buktinya, hingga kini parkir liar masih saja marak di wilayah itu.

Hingga saat ini, ada 367 kendaraan yang kita derek karena parkir sembarangan

Sejak Januari hingga Maret 2015 ini, sebanyak 367 kendaraan roda empat diderek petugas dari sejumlah lokasi di wilayah Jakarta Utara. Rinciannya, bulan Januari sebanyak 105 kendaraan, Februari 117 kendaraan, dan hingga 25 Maret ini sebanyak 145 kendaraan. Pengendara kendaraan yang melanggar diharuskan membayar denda sebesar Rp 500 ribu.

Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara Syamsuddin mengatakan, meski gencar melakukan razia, namun jumlah pelanggaran parkir liar terus meningkat.

Enam Mobil Diderek di Jatinegara

"Hingga saat ini, ada 367 kendaraan yang kita derek karena parkir sembarangan. Sepertinya, kesadaran masyarakat untuk memarkirkan kendaraan pada tempatnya masih sangat rendah," ujar Syamsuddin, Kamis (26/3).

Selain menderek 367 kendaraan, kata Syamsuddin, pihaknya juga mencabut pentil dan menggembok kendaraan, serta menjaring sepeda motor yang parkir sembarangan.

"Selama hampir 3 bulan, lebih dari 2.240 kendaraan roda empat dan roda dua yang dikenakan sanksi gembok, cabut pentil, BAP, derek, serta stop operasi," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3238 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2074 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye764 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye756 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye706 personDessy Suciati