You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
257 Siswa Kelas 1-6 SDN Pegangsaan Dua 07 Ikut Vaksin COVID-19
photo Suparni - Beritajakarta.id

Vaksinasi COVID-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Jakut Dimulai Hari Ini

Vaksinasi COVID-19 bagi sasaran anak usai 6-11 tahun di Jakarta Utara dimulai hari ini. Seremonial pencanangan vaksinasi dilakukan serentak di enam sekolah dasar negeri (SDN) mewakili tiap-tiap kecamatan.

Ada 204.009 sasaran anak usia 6-11 tahun

Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, vaksinasi COVID-19 di Jakarta Utara akan dilakukan seoptimal mungkin bagi anak usia 6-11 tahun.

"Berdasarkan data dari dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Utara ada 204.009 sasaran anak usia 6-11 tahun," ujarnya, usai melakukan pencanangan sekaligus monitoring kegiatan vaksinasi di SD Negeri Pegangsaan Dua 07 di Jalan Acordion, RT 01/20, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (14/12).

Apresiasi Antusiasme Warga, Wagub Ariza Ungkapkan Kegiatan Vaksinasi Tidak Lagi Dibatasi Zonasi

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi di sekolah sangat tepat. Sebab, selain data peserta didik yang lengkap juga fasilitasnya memadai seperti jaringan internet, ruang kelas, parkir dan lain-lain.

"Kita akan lakukan bertahap dan cepat. Ini menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memberikan perlindungan dari paparan COVID-19," terangnya.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati menambahkan, melalui pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di sekolah dinilai sangat efektif dan antusiasme orang tua untuk mengantarkan anaknya juga sangat tinggi.

"Vaksin yang digunakan Sinovac. Kami optimistis target 100 persen anak usia 6-11 divaksin COVID-19 bisa tercapai," ungkapnya.

Kepala SD Negeri Pegangsaan Dua 07, Upi Rupiyah menuturkan, untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hari ini, jumlah peserta didik yang mendaftar dan ikut vaksin sebanyak 257 murid dari Kelas 1 sampai Kelas 6 dari total jumlah sebanyak 380 pelajar.

"Hingga saat ini kami masih menunggu isian form persetujuan orang tua dan bagi peserta didik yang belum ikut vaksin hari ini akan ada lanjutan berikutnya sesuai jadwal dari Puskesmas kecamatan," bebernya.

Sementara itu, salah satu orang tua murid, Yuni ( 37) mengaku setuju anaknya divaksin untuk kesehatan dan terhindar dari bahaya virus corona.

"Kita ikut anjuran pemerintah demi kesehatan bersama. Mudah-mudahan ini bisa menghindarkan anak-anak dari bahaya terpapar COVID-19. Sehingga, bisa lebih merasa aman dan nyaman mengikuti belajar tatap muka," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29325 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11561 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6933 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3883 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1657 personAldi Geri Lumban Tobing