You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DRD DKI Dorong Optimalisasi Pembangunan Sistem Polder di Sembilan Titik
photo Doc - Beritajakarta.id

DRD DKI Dorong Optimalisasi Pembangunan Polder di Sembilan Lokasi

Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi DKI Jakarta, mendorong pembangunan polder oleh Dinas Sumber Daya Air guna optimalisasi pengendalian banjir pada sembilan titik lokasi di Ibukota.

Yang dikerjakan sekarang itu sesuai dengan kebutuhan

Anggota Senior DRD Provinsi DKI Jakarta Periode Tahun 2018-2022, Muhammad Fausal Kahar menilai, pembangunan polder di wilayah Kelapa Gading, Pulomas, Marunda, Adhyaksa, Muara Angke, Teluk Gong, Mangga Dua, Green Garden, dan Kamal, sudah sesuai dengan perencanaan dan kondisi banjir di Jakarta pada 2020.

"Banjir relatif besar di barat dan timur. Yang dikerjakan sekarang itu sesuai dengan kebutuhan," katanya, Minggu (20/2).

DRD: Pembangunan Polder Perlu untuk Atasi Banjir

Menurut dia, sistem polder dapat dioptimalkan dengan ketersediaan fasilitas pompa cadangan untuk mengatasi kendala dalam mengalirkan air. Ketersediaan pompa, dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Fausal mencontohkan, di Waduk Pluit terdapat tujuh pompa yang hidup setiap hari. Maka cadangan dangat dibutuhkan.

"Pompa ini sangat penting. Yang harus diperhatikan adalah kapasitas, cadangan, dan umur pompa," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6776 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5667 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2935 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1879 personAnita Karyati