You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Berpotensi Turun di Jaksel, Jakbar dan Jaktim Sore Ini
photo Doc - Beritajakarta.id

Hujan Berpotensi Turun di Jaksel, Jakbar dan Jaktim Sore Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BKMG) memprakirakan, hujan disertai petir akan terjadi di wilayah Jakarta Selatan, Barat dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari. Warga diimbau mewaspadai adanya perubahan cuaca tersebut.

Warga diimbau mewaspadai adanya perubahan cuaca tersebut

"Waspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari," tulis BMKG dalam laman resminya yang dirilis, Senin (4/4).

Selanjutnya BMKG memprakirakan, pada siang hari cuaca di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan hujan petir. Kemudian di Jakarta Pusat dan Utara hujan ringan. Sementara di Jakarta Timur hujan sedang dan di Kepulauan Seribu berawan.

Hari Pertama Puasa, Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Siang Ini

Pada malam hingga dinihari nanti, BMKG memprakirakan seluruh wilayah di Jakarta akan berawan, kecuali di Kepulauan Seribu akan terjadi hujan ringan dinihari nanti.

Ada pun suhu udara di wilayah Jakarta berkisar antara 24 hingga 32 derajat celcius dengan kelembapan udara 80 hingga 95 persen

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14310 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3251 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2076 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1800 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1026 personAnita Karyati