You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Berpantun untuk Masyarakat Betawi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki Berpantun untuk Masyarakat Betawi

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengajak warga Jakarta untuk melestarikan budaya Betawi. Ajakan tersebut disampaikan dalam sebuah untaian pantun, pada acara pagelaran kesenian Betawi, di Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (19/4) siang.

Pergi ke Ciawi beli baju, baju dibeli dapat satu. Budaya Betawi pasti akan maju, kalau semua peduli dan bersatu

"Pergi ke Ciawi beli baju, baju dibeli dapat satu. Budaya Betawi pasti akan maju, kalau semua peduli dan bersatu," kata Basuki disambut tepuk tangan warga.

Basuki mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak masa kepemimpinan Joko Widodo juga telah berupaya melestarikan budaya Betawi. Pelestarian budaya Betawi yang telah dilakukan di antaranya mewajibkan PNS DKI mengenakan baju khas Betawi setiap hari Jumat.

Sanggar Betawi Terancam Punah

"Sejak dari zaman Pak Jokowi, setiap hari Jumat kami di DKI sudah memakai baju sadariah," ujarnya. Bahkan, jika nanti tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Basuki menghendaki foto dirinya yang terpampang di Balaikota juga mengenakan pakaian khas Betawi.

"Nanti kalau saya berhenti jadi Gubernur, foto saya di balai kota harus pakai baju sadariah. Kan belum ada yang kayak gitu fotonya," tuturnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1356 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1210 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye997 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye967 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye792 personFakhrizal Fakhri
close