You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
International Publishers Association Apresiasi Dukungan Pemprov DKI Terhadap Kongres Dunia IPA ke-33
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Dukungan Pemprov DKI Terhadap Kongres Dunia IPA ke-33 Diapresiasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Jakarta Public Policy Center Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) kembali mengadakan kegiatan Podcast Rabu Belajar.

Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas dukungannya

Pada episode ke-52 ini, Rabu Belajar mengangkat tema tentang Jakarta As The Host of The 33rd 2022 International Publishers Association (IPA) World Congress atau Jakarta sebagai Tuan Rumah Kongres Dunia IPA ke-33.

IPA sendiri merupakan Asosiasi Penerbit Internasional yang memiliki 89 anggota dari 73 negara dan bekerja mempromosikan hak cipta, kebebasan berekspresi dan literasi di seluruh dunia.

Persiapan Akhir Kongres Dunia Asosiasi Penerbit Internasional Ke-33 di Jakarta, Pemprov DKI Terima Kunjungi Delegasi Komite Eksekutif IPA

Indonesia membuktikan diri sebagai negara yang memiliki industri penerbitan paling produktif di Asia Tenggara pada 2019. Di tingkat nasional, Jakarta telah lama menjadi pusat kancah literasi di Indonesia.

Pada 2020, Jakarta menyumbang 25 persen koleksi digital nasional dan mendaftarkan 14.906 International Standard Book Number (ISBN).

Tidak hanya itu, pada November 2021, Jakarta ditunjuk menjadi salah satu Kota Literasi dari Badan PBB dan Unesco. Pada tahun ini Jakarta akan menjadi tuan rumah Kongres Asosiasi Penerbit Internasional ke-33.

Vice President of International Publishers Association and Head of 33rd IPA World Congress Programming Committee, Karine Pansa mengatakan, kongres ini bertujuan menyatukan berbagai orang atau peserta dari seluruh dunia untuk mendiskusikan tantangan kunci sektor penerbit.

“Sangat penting untuk bisa belajar satu sama lain. Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas dukungannya bagi kongres kami di tahun ini,” ujarnya, Rabu (18/5).

Karine menjelaskan, Kongres Dunia IPA diadakan setiap dua tahun sekali dan pertama kali diselenggarakan di Paris. Pada kongres ke-33 ini tema yang diusung Reading Matters, Embracing The Future.

Bicara tentang literasi dan membaca, menurutnya sangat berguna untuk merawat kesenangan membaca yang ada pada setiap orang. Hal tersebut dinilai penting untuk menunjukkan bahwa penerbit secara spesifik mencari pengalaman dan tujuan baru.

“Ini sangat penting bagi kami dan ini alasan mengapa kami menggunakan tema kongres ini dan ditambahkan kata embracing the future,” urai Karine.

Ia menambahkan, Kongres Dunia IPA ke-33 akan mengundang Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia, Daren Tang sebagai salah satu pembicara kunci. Selain itu, kongres ini juga akan diisi dengan berbagai macam program menarik lainnya.

“Kami sangat senang karena kami bisa membicarakan hak cipta sebagai topik yang sangat penting di kongres ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1412 personTiyo Surya Sakti
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1408 personAnita Karyati
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1406 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1266 personFolmer
  5. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1243 personFolmer