Pemprov DKI Jakarta Perkuat Promosi Fesyen Jakarta di Paris Fashion Week
access_timeSenin, 19 Mei 2025 16:36
Paris, Prancis -
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperluas diplomasi budaya dan ekonomi kreatif di panggung internasional. Hari ini, Senin (19/5), Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno bersama rombongan melakukan pertemuan resmi dengan President of Paris Fashion Week, Pascal Morand, serta jajaran direktur seperti Nicolas Delarue, Frédéric Galenier, dan Felix Ayme, di Paris pukul 09.00 waktu setempat.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Ibu Wakil Gubernur selaku Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta. Seluruh rombongan mengenakan batik sebagai bentuk diplomasi budaya dan promosi produk lokal unggulan Jakarta di ajang dunia.
Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momen strategis dalam meneguhkan komitmen Jakarta untuk berpartisipasi aktif dalam Paris Fashion Week ke depan.
“Kami ingin Jakarta tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika industri fesyen global, tetapi turut menjadi pemain penting yang membawa identitas budaya Indonesia ke ranah internasional,” ujar Wagub Rano.
Pihak penyelenggara Paris Fashion Week menyambut hangat partisipasi Jakarta dan menilai bahwa potensi fesyen Indonesia, khususnya dari Jakarta, memiliki daya saing tinggi di pasar Eropa. Antusiasme ini menjadi sinyal positif bagi terbukanya kolaborasi jangka panjang antara pelaku industri fesyen di kedua negara.
Tak hanya itu, pihak Paris Fashion Week juga menyampaikan ketertarikannya untuk ikut terlibat secara langsung dalam pengembangan dunia pendidikan vokasi di Jakarta. Bentuk dukungan ini antara lain melalui kerja sama pertukaran pengetahuan, pengiriman mentor profesional, hingga peluang magang bagi siswa-siswi sekolah vokasi bidang fesyen di lingkungan kerja profesional di Prancis.
Dalam kesempatan yang sama, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi bidang fesyen melalui rencana pembentukan sekolah vokasi yang dirancang untuk menyiapkan talenta muda Jakarta menembus pasar global.
“Pemprov Jakarta mendukung penuh para pelaku UMKM, termasuk para perajin dan desainer lokal untuk bisa tampil di ajang internasional. Kami juga akan terlibat langsung dalam memperkuat sistem pendidikan vokasi di bidang fesyen agar regenerasi talenta terus berjalan dan mampu menjawab tantangan global,” tegas Wagub Rano.
Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi budaya dan promosi Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif yang inklusif, berdaya saing, dan terbuka terhadap kolaborasi global. Pemerintah Jakarta berharap inisiatif ini dapat membawa manfaat nyata bagi desainer muda, pelaku UMKM, serta penguatan kerja sama internasional.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Ibu Wakil Gubernur selaku Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta. Seluruh rombongan mengenakan batik sebagai bentuk diplomasi budaya dan promosi produk lokal unggulan Jakarta di ajang dunia.
Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momen strategis dalam meneguhkan komitmen Jakarta untuk berpartisipasi aktif dalam Paris Fashion Week ke depan.
“Kami ingin Jakarta tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika industri fesyen global, tetapi turut menjadi pemain penting yang membawa identitas budaya Indonesia ke ranah internasional,” ujar Wagub Rano.
Pihak penyelenggara Paris Fashion Week menyambut hangat partisipasi Jakarta dan menilai bahwa potensi fesyen Indonesia, khususnya dari Jakarta, memiliki daya saing tinggi di pasar Eropa. Antusiasme ini menjadi sinyal positif bagi terbukanya kolaborasi jangka panjang antara pelaku industri fesyen di kedua negara.
Tak hanya itu, pihak Paris Fashion Week juga menyampaikan ketertarikannya untuk ikut terlibat secara langsung dalam pengembangan dunia pendidikan vokasi di Jakarta. Bentuk dukungan ini antara lain melalui kerja sama pertukaran pengetahuan, pengiriman mentor profesional, hingga peluang magang bagi siswa-siswi sekolah vokasi bidang fesyen di lingkungan kerja profesional di Prancis.
Dalam kesempatan yang sama, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi bidang fesyen melalui rencana pembentukan sekolah vokasi yang dirancang untuk menyiapkan talenta muda Jakarta menembus pasar global.
“Pemprov Jakarta mendukung penuh para pelaku UMKM, termasuk para perajin dan desainer lokal untuk bisa tampil di ajang internasional. Kami juga akan terlibat langsung dalam memperkuat sistem pendidikan vokasi di bidang fesyen agar regenerasi talenta terus berjalan dan mampu menjawab tantangan global,” tegas Wagub Rano.
Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi budaya dan promosi Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif yang inklusif, berdaya saing, dan terbuka terhadap kolaborasi global. Pemerintah Jakarta berharap inisiatif ini dapat membawa manfaat nyata bagi desainer muda, pelaku UMKM, serta penguatan kerja sama internasional.
Topik : kerja sama, internasional