Gubernur Pramono Lepas Peserta Jalan Sehat Hari Pahlawan 2025
access_timeMinggu, 09 November 2025 09:41
Jakarta -
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas kegiatan Jalan Sehat Hari Pahlawan 2025 yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari Paguyuban Warga Jakarta asal Jawa Timur (Pewarta Jatim), di Balai Kota DKI Jakarta, pada Minggu (9/11/2025).
Rute kegiatan dimulai dari Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, menuju Jalan H. Agus Salim, Jalan Kebon Sirih Raya, Jalan M.I. Ridwan Rais, dan kembali lagi ke Balai Kota. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2025 sekaligus memperkenalkan kebudayaan Jawa Timur, antara lain melalui penampilan Reog Ponorogo.
“Saya mengapresiasi Pewarta Jatim karena telah menjadi wadah yang memperkuat persatuan dan semangat gotong royong, sebagaimana semangat rakyat Surabaya saat berjuang melawan penjajah,” ujar Gubernur Pramono.
Gubernur Pramono menegaskan, Balai Kota DKI Jakarta terbuka bagi seluruh masyarakat, serta menjadi rumah bersama bagi warga dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama. Ia berharap, Balai Kota dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik yang mendorong tumbuhnya persaudaraan, persatuan, toleransi, serta kecintaan terhadap Kota Jakarta.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memfasilitasi berbagai kegiatan yang mengedepankan nilai kebersamaan dan penghormatan terhadap perjuangan bangsa. Ruang publik seperti Balai Kota dan kawasan Monumen Nasional (Monas) diharapkan menjadi wadah ekspresi dan kolaborasi warga, sejalan dengan semangat Jakarta sebagai Kota Kolaborasi, yaitu kota yang terbuka, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan.
“Balai Kota adalah rumah bagi siapa saja. Beberapa bulan lalu, Paguyuban Jawa Tengah juga kami izinkan menggunakan Balai Kota. Bahkan, beberapa minggu lalu di Monas, Paguyuban Madura juga diizinkan menggelar kegiatan di sana. Hari ini, kegiatan Jalan Sehat memperingati Hari Pahlawan yang diadakan oleh Paguyuban Jawa Timur untuk pertama kalinya juga diselenggarakan di sini,” jelasnya.
Kegiatan Jalan Sehat ini merupakan agenda tahunan Pewarta Jatim yang turut dimeriahkan dengan pentas budaya Reog Ponorogo dan penampilan musik Campursari. Acara tersebut digelar untuk mengenang kembali semangat heroik Arek-arek Suroboyo yang dikobarkan oleh Bung Tomo, sebagai simbol keberanian rakyat Indonesia dalam melawan penjajah.
Rute kegiatan dimulai dari Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, menuju Jalan H. Agus Salim, Jalan Kebon Sirih Raya, Jalan M.I. Ridwan Rais, dan kembali lagi ke Balai Kota. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2025 sekaligus memperkenalkan kebudayaan Jawa Timur, antara lain melalui penampilan Reog Ponorogo.
“Saya mengapresiasi Pewarta Jatim karena telah menjadi wadah yang memperkuat persatuan dan semangat gotong royong, sebagaimana semangat rakyat Surabaya saat berjuang melawan penjajah,” ujar Gubernur Pramono.
Gubernur Pramono menegaskan, Balai Kota DKI Jakarta terbuka bagi seluruh masyarakat, serta menjadi rumah bersama bagi warga dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama. Ia berharap, Balai Kota dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik yang mendorong tumbuhnya persaudaraan, persatuan, toleransi, serta kecintaan terhadap Kota Jakarta.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memfasilitasi berbagai kegiatan yang mengedepankan nilai kebersamaan dan penghormatan terhadap perjuangan bangsa. Ruang publik seperti Balai Kota dan kawasan Monumen Nasional (Monas) diharapkan menjadi wadah ekspresi dan kolaborasi warga, sejalan dengan semangat Jakarta sebagai Kota Kolaborasi, yaitu kota yang terbuka, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan.
“Balai Kota adalah rumah bagi siapa saja. Beberapa bulan lalu, Paguyuban Jawa Tengah juga kami izinkan menggunakan Balai Kota. Bahkan, beberapa minggu lalu di Monas, Paguyuban Madura juga diizinkan menggelar kegiatan di sana. Hari ini, kegiatan Jalan Sehat memperingati Hari Pahlawan yang diadakan oleh Paguyuban Jawa Timur untuk pertama kalinya juga diselenggarakan di sini,” jelasnya.
Kegiatan Jalan Sehat ini merupakan agenda tahunan Pewarta Jatim yang turut dimeriahkan dengan pentas budaya Reog Ponorogo dan penampilan musik Campursari. Acara tersebut digelar untuk mengenang kembali semangat heroik Arek-arek Suroboyo yang dikobarkan oleh Bung Tomo, sebagai simbol keberanian rakyat Indonesia dalam melawan penjajah.
Topik : kesehatan,Olahraga & Pemuda,Komunitas