Apresiasi Marbot dan Juara MTQ, Pemprov DKI Berangkatkan 48 Peserta Umrah
access_timeRabu, 21 Oktober 2026 10:55
DKI Jakarta -
Jakarta — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberangkatkan 48 peserta umrah sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian marbot masjid dan prestasi kafilah Jakarta dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Sebanyak 48 peserta tersebut terdiri atas 44 marbot dari 44 kecamatan, dua juara MTQ Nasional, dan dua pendamping.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprov DKI Jakarta kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelayanan keagamaan dan membawa nama baik Jakarta melalui prestasi di tingkat nasional.
“Apa pun yang mereka lakukan selama ini, baik menjadi marbot, mengikuti MTQ, maupun aktivitas lainnya, merupakan kontribusi yang memberikan manfaat luar biasa bagi Jakarta,” ujar Gubernur Pramono di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/10).
Selain pemberangkatan umrah, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan bantuan 125 perangkat tata suara (sound system) untuk masjid di berbagai wilayah Jakarta. Setiap masjid menerima bantuan senilai Rp40 juta untuk meningkatkan kualitas fasilitas ibadah dan menunjang kegiatan keagamaan masyarakat.
Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi kepada para marbot yang selama ini berperan menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kesiapan masjid sebagai tempat ibadah dan kegiatan masyarakat. Menurutnya, pengabdian tersebut turut mendukung kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di Jakarta.
Ia menilai kerukunan dan ketenteraman harus terus dijaga melalui keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, mengingat Jakarta memiliki sekitar 11 juta penduduk dan menjadi pusat aktivitas kawasan metropolitan dengan populasi mencapai sekitar 42 juta jiwa.
“Saya selalu berterima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga ketenteraman Jakarta. Kehidupan keberagamaan di Jakarta harus terus kita rawat dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga mengapresiasi prestasi kafilah DKI Jakarta yang meraih peringkat ketiga pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi peserta, terutama menjelang penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 di Jakarta yang bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
“Untuk tahun depan, karena MTQ berlangsung di Jakarta dan sekaligus Jakarta menjadi tuan rumah, saya berharap prestasinya akan lebih baik. Mudah-mudahan ini juga memberikan kontribusi untuk HUT Jakarta yang ke-500,” ungkapnya.
Gubernur Pramono juga berpesan agar peserta yang belum berhasil meraih juara tetap bersemangat untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan. Pemprov DKI Jakarta turut memberikan perhatian terhadap dukungan pendidikan bagi peserta berprestasi agar mereka dapat terus mengembangkan potensi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Kebahagiaan dirasakan Kartun, marbot Masjid Jami' Assura di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menjadi salah satu penerima penghargaan umrah. Pensiunan PT Pos Indonesia tersebut telah mengabdikan diri sebagai marbot sejak 2016.
Selama sekitar 11 tahun, Kartun membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sekaligus mendukung berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian dan majelis taklim.
Kesempatan berangkat ke Tanah Suci kali ini memiliki makna tersendiri baginya. Pada 2018, Kartun sempat menghadapi kendala administrasi kependudukan yang menghambat rencana keberangkatannya untuk beribadah umrah.
“Ya, alhamdulillah lah. Saya bersyukur gitu,” tutur Kartun.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, pengurus masjid, dan para donatur yang telah memberikan kesempatan tersebut.
Kartun berharap dapat memanfaatkan perjalanan umrahnya untuk memanjatkan doa bagi keluarga, orang tua, serta keselamatan dan ketenteraman Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprov DKI Jakarta kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelayanan keagamaan dan membawa nama baik Jakarta melalui prestasi di tingkat nasional.
“Apa pun yang mereka lakukan selama ini, baik menjadi marbot, mengikuti MTQ, maupun aktivitas lainnya, merupakan kontribusi yang memberikan manfaat luar biasa bagi Jakarta,” ujar Gubernur Pramono di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/10).
Selain pemberangkatan umrah, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan bantuan 125 perangkat tata suara (sound system) untuk masjid di berbagai wilayah Jakarta. Setiap masjid menerima bantuan senilai Rp40 juta untuk meningkatkan kualitas fasilitas ibadah dan menunjang kegiatan keagamaan masyarakat.
Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi kepada para marbot yang selama ini berperan menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kesiapan masjid sebagai tempat ibadah dan kegiatan masyarakat. Menurutnya, pengabdian tersebut turut mendukung kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di Jakarta.
Ia menilai kerukunan dan ketenteraman harus terus dijaga melalui keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, mengingat Jakarta memiliki sekitar 11 juta penduduk dan menjadi pusat aktivitas kawasan metropolitan dengan populasi mencapai sekitar 42 juta jiwa.
“Saya selalu berterima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga ketenteraman Jakarta. Kehidupan keberagamaan di Jakarta harus terus kita rawat dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga mengapresiasi prestasi kafilah DKI Jakarta yang meraih peringkat ketiga pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi peserta, terutama menjelang penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 di Jakarta yang bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
“Untuk tahun depan, karena MTQ berlangsung di Jakarta dan sekaligus Jakarta menjadi tuan rumah, saya berharap prestasinya akan lebih baik. Mudah-mudahan ini juga memberikan kontribusi untuk HUT Jakarta yang ke-500,” ungkapnya.
Gubernur Pramono juga berpesan agar peserta yang belum berhasil meraih juara tetap bersemangat untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan. Pemprov DKI Jakarta turut memberikan perhatian terhadap dukungan pendidikan bagi peserta berprestasi agar mereka dapat terus mengembangkan potensi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Kebahagiaan dirasakan Kartun, marbot Masjid Jami' Assura di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menjadi salah satu penerima penghargaan umrah. Pensiunan PT Pos Indonesia tersebut telah mengabdikan diri sebagai marbot sejak 2016.
Selama sekitar 11 tahun, Kartun membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sekaligus mendukung berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian dan majelis taklim.
Kesempatan berangkat ke Tanah Suci kali ini memiliki makna tersendiri baginya. Pada 2018, Kartun sempat menghadapi kendala administrasi kependudukan yang menghambat rencana keberangkatannya untuk beribadah umrah.
“Ya, alhamdulillah lah. Saya bersyukur gitu,” tutur Kartun.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, pengurus masjid, dan para donatur yang telah memberikan kesempatan tersebut.
Kartun berharap dapat memanfaatkan perjalanan umrahnya untuk memanjatkan doa bagi keluarga, orang tua, serta keselamatan dan ketenteraman Jakarta.
Topik : MTQ,Keagamaan