6.832 PMR Jakarta Timur Dilantik, Walikota Minta PMR Jadi Pelopor Kemanusiaan
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur melantik 6.832 anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Mula, Madya, dan Wira tahun 2026 di halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur, Sabtu (23/5/2026). Pelantikan dipimpin langsung Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.
Turut hadir mendampingi, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Beky Mardani, Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto, serta Ketua PMI Kota Jakarta Timur Bambang Pangestu.
Kegiatan pelantikan ini menjadi bagian dari proses pembinaan dan penguatan karakter generasi muda melalui pendidikan kepalangmerahan. Sebelum dilantik, para anggota PMR telah mengikuti orientasi kepalangmerahan dan Pendidikan serta latihan (diklat) tujuh materi PMR yang diselenggarakan PMI Kota Jakarta Timur pada Februari 2026 lalu.
Dalam sambutannya, Walikota mengapresiasi konsistensi PMI Kota Jakarta Timur dalam membina generasi muda melalui kegiatan positif dan edukatif. Ia juga mengapresiasi antusiasme sekolah-sekolah yang mendukung pembinaan PMR melalui kegiatan kepalangmerahan.
“PMR diharapkan dapat menjadi agen perubahan, menjadi pelopor dalam menerapkan pola hidup sehat melalui program pengurangan dan pemilahan sampah. Melalui wadah ekstrakurikuler PMR diajarkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, kedisiplinan, serta kemampuan membantu sesama. Saya berharap anggota PMR Jakarta Timur dapat menjadi contoh positif di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama PMI Kota Jakarta Timur akan terus mendukung pembinaan PMR secara berjenjang dan berkesinambungan guna menciptakan generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan bertanggung jawab.
“Kami Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama PMI Kota Jakarta Timur terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan remaja yang sehat, peduli, kreatif, serta berdampak positif bagi masyarakat luas melalui kegiatan PMR,” tambahnya.
Sementara itu, Bambang Pangestu mengatakan, PMR memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang peduli, disiplin, dan memiliki semangat kemanusiaan sejak dini.
“PMR bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda. Kami berharap seluruh anggota PMR mampu menjadi remaja yang peduli terhadap sesama, memiliki keterampilan kepalangmerahan, serta siap menjadi pelopor hidup sehat dan kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” imbuhnya
Salah satu peserta pelantikan, Aleyda Hilwiyatulhalwas, siswi SMP Negeri 175 Jakarta, mengaku bangga dan senang telah dilantik sebagai anggota PMR Kota Jakarta Timur. Ia mengaku siap menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat serta menjadi relawan kemanusiaan yang membawa dampak positif bagi sesama. (AJ)