Manajemen Aset DKI Masih Lemah
access_time Kamis, 21 Juli 2016 11:40 WIB
videocamKameramen : Adi Alfiyan
video_callEditor : Agus Hermawan
person1391
Pemprov DKI Jakarta terus mendata ribuan aset DKI
baik yang bermasalah maupun yang tidak termasuk semua aset yang dikuasai
Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ). Hal tersebut dilakukan agar
kelemahan manajemen baik dalam segi dokumen, pemanfaatan , pencatat an
maupun pengamanannya bisa diperbaiki segera dan ditingkatkan. Wakil
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat baru- baru ini mengatakan
Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang berkonsentrasi untuk mengamankan
aset yang tidak bergerak seperti tanah dan bangunan karena nilai asetnya
paling tinggi, kemudian keaset yang bergerak. Menurut Djarot di setiap
daerah di Indonesia termasuk di ibukota temuan dari Badan Pemeriksa
Keuangan ( BPK ) sebagian besar terkait pengelolaan aset yang lemah.
Oleh karena itu harusnya sistem pengelolaan aset tidak hanya terpusat di
tingkat provinsi namun bisa disentralisasikan ke semua kabupaten atau
kota dan dikoordinasikan dengan SKPD terkait. Lebih lanjut Djarot
menambahkan dengan cara tersebut Pemprov DKI akan memiliki peta aset di
masing masing wilayah hingga tingkat kelurahan.