You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakut Mulai Susun Pedoman Penanggulangan Banjir
photo Budi Firmansyah - Beritajakarta.id

Pemkot Jakut Susun Pedoman Penanggulangan Banjir

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara saat ini tengah fokus menyusun pedoman penanggulangan banjir di wilayahnya.

Penyusunan pedomannya itu terbagi menjadi tiga fase

Pedoman tersebut nantinya menjadi acuan dalam pelaksanaan penanggulangan banjir mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota. 

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, penanggulangan banjir harus disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Sebagai kota pesisir, wilayah ini memiliki permasalahan banjir akibat hujan lokal, air kiriman dari hulu dan rob (kenaikan muka air laut).

Sudin SDA Jaktim Pastikan Program Penanggulangan Banjir Tetap Berjalan

"Penyusunan pedomannya itu terbagi menjadi tiga fase. Mulai dari fase pra antisipasi, saat kejadian dan pasca banjir," ujarnya, Kamis (8/10). 

Ali menerangkan, sejauh ini pedoman penanggulangan banjir tengah disusun melalui musyawarah kelurahan secara daring. Dalam musyawarah tersebut warga diminta memberikan saran, masukan hingga solusi dalam menangani banjir di wilayahnya.

"Musyawarah melalui daring digelar serentak hari ini," katanya.

Menurut Ali, selama ini penanggulangan banjir hanya berdasarkan pengalaman dan belum tertuang dalam buku pedoman secara detail dan merinci. Tak hanya bermanfaat dalam penanggulangan banjir dalam jangka waktu dekat, penyusunan pedoman tersebut juga dapat dimanfaatkan dalam jangka menengah dan panjang.

Ia menambahkan, musyawarah kelurahan akan menginventarisir semua masalah dan solusi yang selama ini dilakukan. Hasil inventarisasi akan dibuat menjadi pedoman tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga kota dan selanjutnya dilaporkan ke tingkat provinsi. 

"Kita harus siaga. Galang kolaborasi dan ajak semua kekuatan yang ada di wilayah," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5429 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1896 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1860 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1816 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1644 personAnita Karyati