Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno melantik 59 pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/5). Pramono berharap, para pejabat yang dilantik dapat bekerja lebih serius dalam menjawab keinginan dan tantangan masyarakat Jakarta.
Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar pencanangan gerakan akhiri tuberkulosis dengan komitmen dan aksi nyata di GOR Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (6/5). Pencanangan yang dibuka oleh Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah ini dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis sedunia tahun 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III, di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (6/5). IPA Buaran III dibangun dilahan seluas 3,4 hektar dengan kapasitas 3.000 liter perdetik dengan volume Reservoir 39.400 M3 yang dapat mencakup 226.500 pelanggan di wilayah Jakarta Timur.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri panen raya padi di Desa Kutawargi, Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/5). Dalam kegiatan ini selain panem raya juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerawang melalui program Contract Farming 2025 antara Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. (Foto: Adi Cahyadi/HumasDKI)
Sejumlah pengunjung melakukan aktivitas di Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/5). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menguji coba jam operasional mulai pukul 09.00 hingga 22.00 pada hari-hari tertentu di Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin untuk meningkatkan layanan fasilitas pendidikan bagi masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Anak Sejahtera (TAS) Arutala di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (5/2). Pembangunan taman ini bertujuan untuk memberikan layanan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dapat memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan memperbaiki kualitas kehidupannya.