You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Anak Anak Kunjungi RPTRA Kalijodo Setiap Hari
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Ratusan Anak Kunjungi RPTRA Kalijodo Setiap Hari

Setelah dua tahun vakum akibat terdampak pandemi COVID-19, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Jalan Tubagus Angke, Angke, Tambora, Jakarta Barat mulai ramai dikunjungi anak-anak.

Saat ini setelah kasus COVID-19 memasuki tahap endemi, RPTRA sudah dibuka

Pantauan Beritajakarta.id,  ramainya anak-anak yang bermain di RPTRA Kalijodo sudah mulai tampak dari pagi. Sejumlah anak laki-laki usia delapan hingga 10 tahun terlihat asyik bermain bola di lapangan futsal di RPTRA.

Di sudut yang lain, anak-anak dengan ditemani para orang tuanya menikmati fasilitas permainan di RPTRA Kalijodo seperti ayunan, perosotan dan lainnya.

30 Jakpreneur Pamerkan Produk di RPTRA Kebon Sirih

Koordinator Pengelola RPTRA Kalijodo, Hamdan mengatakan, saat pandemi COVID-19, aktivitas di RPTRA ini sempat ditutup selama dua tahun. Kini RPTRA sudah dibuka dari pukul 07.00-17.00 dengan dijaga enam petugas.

"Saat ini setelah kasus COVID-19 memasuki tahap endemi, RPTRA sudah dibuka untuk kunjungan, Rabu (1/6).

Ia menuturkan, antusiasme pengunjung, khususnya anak-anak dalam menikmati fasilitas di RPTRA ini terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data, pengunjung usia anak-anak yang datang ke RPTRA ini setiap hari berjumlah 100-150 orang.

"Kalau hari Sabtu dan Minggu lebih banyak. Jumlahnya bisa 300 sampai 400 orang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11058 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1258 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1253 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye974 personBudhi Firmansyah Surapati