You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban Bangunan Liar di Kali Sentiong Buntu Berjalan Kondusif
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

153 Bangunan di Sunter Agung Ditertibkan

Sebanyak 153 bangunan liar di bantaran Kali Sentiong Buntu, tepatnya di wilayah RW 01 dan RW 02 Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (28/4), ditertibkan petugas Satpol PP. Pasca penertiban, Kali Sentiong Buntu ini akan dikeruk dan dilebarkan untuk mengurangi dampak banjir saat musim hujan.

Alhamdulillah penertiban berlangsung kondusif karena kami sudah berkali-kali melakukan sosialisasi

Penertiban yang dipimpin Wakil Camat Tanjung Priok, Mat Nasir ini berjalan kondusif. Sebab hampir 80 persen pemilik bangunan sudah membongkar sendiri bangunannya. Penertiban kali ini juga tidak menggunakan eskavator lantaran akses jalan yang sempit.

"Hampir 80 persen pemilik bangunan sudah membongkar sendiri bangunannya. Alhamdulillah penertiban berlangsung kondusif karena kami sudah berkali-kali melakukan sosialisasi," kata Mat Nasir, Wakil Camat Tanjung Priok.

Besok, Ratusan Bangunan Liar di Bantaran Kali Sentiong Dibongkar

Penertiban ini melibatkan 75 personel Satpol PP dari Kecamatan Tanjung Priok yang dibantu dari tujuh kelurahan.

"Warga membongkar sendiri karena materialnya bisa dimanfaatkan untuk membangun kembali di tempat lain," ujar Suyono, Lurah Sunter Agung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6725 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5658 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2721 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2103 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1871 personAnita Karyati