You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisaris Jaktour Dorong Penguatan Budaya Betawi di Unit Usaha
....
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Komisaris Jaktour Dorong Penguatan Budaya Betawi di Unit Usaha

Komisaris PT Jakarta Tourisindo/Jakarta Experience Board (JXB), M Ikhwan Ridwan mendorong jajaran direksi dan manajemen memperkuat implementasi budaya Betawi di setiap unit usaha. Selain sebagai amanat peraturan daerah (Perda), budaya Betawi diyakini dapat menjadi nilai tambah bagi unit usaha.

Ke depan harus secara total mencerminkan budaya Betawi

"Hotel yang bagus, besar dan mewah di Jakarta banyak. Tapi yang benar-benar bernuansa Betawi kan belum ada," ujarnya, Sabtu (18/6).

Dikatakan Ridwan, agar mampu bersaing di industri perhotelan, ke depan JXB harus memiliki kekuatan tersendiri yang tidak dimiliki kompetitor. Spesifikasi dan ikonik itulah yang diyakini bakal menarik wisatawan datang menginap dan merasakan keunikan yang ditawarkan.

Majukan Industri Pariwisata DKI Jakarta, Disparekraf DKI Berpartisipasi dalam Event BBTF 2022

Wisatawan menurut Ridwan pastinya akan lebih memilih keunikan lokal di lokasi yang dikunjungi dibanding spot umum yang bisa dijumpai di mana saja. Dicontohkannya, bagaimana kuliner dan arsitektur penginapan di Bali yang mengedepankan budaya lokal justru menjadi daya jual dengan nilai tinggi sehingga mampu menarik minat banyak wisatawan berkunjung.

Secara regulasi, Perda Pelestarian Budaya Betawi mensyaratkan beberapa hal seperti adanya unsur gigi balang di arsitektur bangunan, ikon ondel-ondel sebagai properti serta menyajikan kuliner Betawi dalam layanannya. Semua itu saat ini sudah diimplementasikan di seluruh unit usaha JXB.

"Ke depan harus secara total mencerminkan budaya Betawi tidak sekadar memenuhi syarat saja. Realisasinya tentu saja bertahap menyesuaikan dengan keuangan perusahaan," katanya.

Selain penguatan budaya Betawi, Ridwan juga menekankan pemberdayaan UKM dengan pola kolaborasi. Seperti penyajian kuliner khas Betawi, ia lebih memilih JXB menggandeng pelaku UKM kuliner yang sudah punya nama berkolaborasi memasukkan produknya dalam daftar menu mereka.

Tidak hanya pelaku UKM kuliner, JXB juga bisa menggandeng seniman memamerkan karya mereka sebagai bagian dari properti hotel. Selain memberi kesempatan seniman memasarkan karyanya, hal itu juga bisa menghemat anggaran pembelian properti di unit usaha.

"Seperti di lobi dan kamar, pasang karya seniman seperti lukisan atau ornamen pernak-pernik. Properti itu bisa dibeli pengunjung bila berminat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Terbukti Melanggar Ketentuan, Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Seluruh Outlet Hollywings di Jakarta

    access_time27-06-2022 remove_red_eye1588 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. MRT Jakarta Jadi Rujukan Operator Kereta Komuter di Asia

    access_time01-07-2022 remove_red_eye1383 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Skema Pembiayaan Pembangunan MRT Fase 3 dan 4 Dirancang Libatkan Swasta

    access_time30-06-2022 remove_red_eye1348 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. 46 Pengurus MD KAHMI dan FORHATI Jakut Dilantik

    access_time30-06-2022 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  5. Bazar Produk IKM di Balai Kota Diikuti 48 Jakpreneur

    access_time28-06-2022 remove_red_eye1128 personAldi Geri Lumban Tobing