You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Polisi Gerebek Ruko Sarang Penipu Internasional di Penjaringan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Sarang Penipuan Internasional di Penjaringan Digerebek

Sebuah ruko yang dijadikan sarang penipuan internasional di Jl Elang Laut Boulevard, Blok D no 11-12, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara digerebek polisi, Selasa (15/5). Sebanyak 30 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan diamankan dari lokasi tersebut. 

Diduga, penipuannya ada dua modus. Pertama carding kartu kredit dan penipuan telepon yang meminta korbannya mengirimkan uang

Penggerebekan terhadap dua unit ruko tersebut berawal dari informasi warga yang resah dengan adanya aktifitas sejumlah WNA di ruko yang berkedok menjual perlengkapan bayi. Setelah dilakukan penyelidikan dan penggerebekan, barulah diketahui tempat tersebut merupakan sarang kelompok penipuan internasional.

3 WNA Diamankan dari Apartemen di Kelapa Gading

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, dari keterangan para penghuni yang diamankan, diketahui keseluruhannya adalah WNA yang berasal dari RRC 20 orang dan Taiwan 10 orang. Mereka menggunakan kedua unit ruko tersebut sebagai basis operasi penipuan terhadap warga di RRC dan Taiwan.

"Diduga, penipuannya ada dua modus. Pertama carding kartu kredit dan penipuan telepon yang meminta korbannya mengirimkan uang," ujarnya, Selasa (15/5).

Dikatakan Heru, hingga saat ini belum ditemukan korban berasal dari Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya menyerahkan para tersangka ke Imigrasi untuk mendalami Adminitrasi Keimigrasian para WNA. Selain itu, Heru mengaku akan mengkoordinasikan temuan ini dengan Kepolisian RRC.

"Dari keterangannya, mereka sudah beroperasi sekitar 3 bulan. Mereka memilih basis operasi di Indonesia untuk mengelabui saja dan kecil kemungkinan ada korbannya di Indonesia," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Utara, Hambali Haryadinata menambahkan, pihaknya masih mendalami dokumen keimigrasian para WNA tersebut. Dari pengamatan sekilas yang dilakukan, diketahui mereka menggunakan visa kunjungan wisata.

"Dari pengamatan awal visa mereka masih berlaku. Tapi untuk pemastiannya nanti akan kita dalami," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1372 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye980 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye808 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye745 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye741 personTiyo Surya Sakti
close