You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cegah TPS Liar, Separator Jl Raya Kebayoran Lama Dipasang Pot
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Ratusan Pot Ditempatkan di Separator Jl Kebayoran Lama

Pihak Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berinisiatif untuk menempatkan 250 pot tanaman di tengah separator Jalan Raya Kebayoran Lama. Hal ini dilakukan untuk mencegah warga kembali membuang sampah di tengah separator. Tindakan tidak terpuji warga ini diketahui sudah berlangsung sejak lama.

Tetapi masih ada saja warga yang meletakkan bungkusan bahkan karung berisi sampah di atas separator

"Penempatan ratusan pot tanaman ini diharapkan bisa mencegah warga membuang bungkusan berisi sampah di tengah separator," kata Endang Efendi, Wakil Camat Kebayoran Lama, Rabu (20/5).

Endang menuturkan, untuk mengubah budaya masyarakat membuang sampah di lokasi yang telah disediakan memang relatif sulit. Beragam cara sudah ditempuh. Mulai dari imbauan melalui papan larangan, spanduk dan Operasi Tangan Tangan (OTT).

2 TPS di Bantaran Kali Mookevart akan Dipindah

"Tetapi masih ada saja warga yang meletakkan bungkusan bahkan karung berisi sampah di atas separator," jelas Endang.

Pantauan beritajakarta.com, ratusan pot itu antara lain ditanami pohon andong, palem kuning, pucuk merah dan beringin. Ratusan pot yang tempatkan di jalan sepanjang 500 meter itu terlihat asri dan indah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5333 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1858 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1795 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1787 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1589 personAnita Karyati