You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
pelbak sampah jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

DKI Minta TPS Kelapadua Wetan Tak Ditutup

Lantaran dinilai mengganggu kontruksi Jalan Tol Jagorawi, tempat pembuangan sampah sementara (TPS) Kelapadua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, terancam ditutup PT Jasa Marga.

Saya sudah bersurat ke Dinas Kebersihan DKI agar dinas juga bersurat ke Jasa Marga, meminta jangan ada penutupan TPS

Kepala Humas PT Jasa Marga, wasta Gunadi mengatakan, lahan yang digunakan untuk TPS tersebut milik Kementerian PU yang dikelola PT Jasa Marga.

"Jadi karena dianggap mengganggu maka lahan itu kita tertibkan. Tidak boleh lagi ada aktivitas di TPS itu karena harus ditutup," ujar Wasta Rabu (20/5).

Walikota Jaktim Keluhkan TPS Liar Masih Marak

Camat Ciracas, Rommy Sidharta mengatakan, batas waktu pembuangan sampah di lokasi tersebut hanya diberikan hingga akhir bulan Mei.  

"Kita akan siapkan truk sampah di setiap kelurahan. Prinsipnya jangan sampai sampah turun ke tanah. Sehingga nantinya dari mobil sampah langsung dipindah ke mobil lainnya," ujar Rommy Sidharta.

Sementara, Walikota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Musyawardhana berharap agar TPS tidak ditutup.

"Mudah-mudahan tidak ditutup karena warga akan kesulitan membuang sampah. Saya sudah bersurat ke Dinas Kebersihan DKI agar dinas juga bersurat ke Jasa Marga, meminta jangan ada penutupan TPS," kata Bambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1850 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1397 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1091 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1061 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye980 personAnita Karyati