You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 16 Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta Edukasi Peserta Jambore Nasional Pramuka ke-XI
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

16 Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta Edukasi Peserta Jamnas Pramuka XI

16 Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta ikut berpartisipasi dalam Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka ke-XI di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur yang berlangsung pada 14-21 Agustus 2022.

Tujuan pemberian edukasi ini supaya Pramuka Penggalang miliki pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan

Mereka memberikan edukasi kepada Pramuka Penggalang peserta Jamnas setiap hari secara bergantian.

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, materi yang diberikan kepada peserta Jamnas di antaranya terkait kesetaraan gender, seksualitas, kekerasan beserta pencegahan dan penanganannya.

Saepulloh dan Windy Terpilih Sebagai Duta Anti-kekerasan DKI

Keterlibatan Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta dalam Jamnas Pramuka ke-XI dinilai momentum yang tepat dan pendekatan peer group melalui Pramuka Penggalang dalam pencegahan kekerasan.

“Tujuan pemberian edukasi ini supaya Pramuka Penggalang miliki pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan dan diharapkan Pramuka menjadi relawan anti kekerasan juga,” ungkap Tuty, Jumat (19/8).

Tuty menyampaikan, sebagai seorang duta harus memiliki komitmen untuk melakukan aksi-aksi nyata dalam rangka menekan sekaligus mengatasi kasus kekerasan yang terjadi selama ini mulai dari pencegahan sampai pemulihan.

Seorang duta juga diminta harus memiliki kecakapan dalam menyebarkan informasi baik secara langsung maupun melalui media sosial (medsos) yang perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Edukasi tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak seperti ini akan lebih menjaring masyarakat dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap isu kekerasan, sehingga angka kasus bisa ditekan, bahkan dicegah,” tandas Tuty.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6397 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye2009 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1880 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1613 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1325 personBudhi Firmansyah Surapati